JANJI TUHAN DAN KAPASITAS-NYA MEMENUHI JANJI

Khotbah Ibadah Tahun Baru 2013

JANJI TUHAN DAN KAPASITAS-NYA MEMENUHI JANJI

Oleh: Pdt. Johny P. Keintjem

1 Januari 2013

 

Janji Tuhan

Ayat yang mengandung janji:

“Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.” (Yes. 41:10)

Janji Tuhan mengandung jaminan. Apa saja yang Tuhan janjikan bagi kita di tahun 2012? Mari kita simak uraian dari Yesaya 41:10 berikut:

  1. Jangan takut”: mengandung arti bahwa Ia menjamin apa yang Ia janjikan kepada kita.
  2. “Aku menyertai engkau”: menyangkut jaminan keamanan, kesejahteraan dan kenyamanan.
  3. “Jangan bimbang: menyangkut jaminan kepastian akan janji yang Ia berikan. Jaminan tersebut berupa jaminan keuangan/finansial, pertolongan Tuhan dalam menjawab permasalahan.
  4. “Aku akan meneguhkan bahkan akan menolong Engkau”: menyangkut jaminan bahwa Tuhan akan menjaga dan meneguhkan hati kita
  5. “Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan”: menyangkut jaminan Tuhan untuk membawa kita kepada kemenangan.

Mengapa janji Tuhan dalam Yesaya 41:10 layak untuk dipercaya?

1.  Yang Berjanji Bukan Pengingkar Janji

Jika Allah telah berjanji Ia pasti akan menepatinya. Buktinya dengan ayat seperti berikut:

Bil. 23:19

“Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?

Tit. 1:2

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah yang tidak berdusta.”

Janji Tuhan layak untuk dipercaya, karena janji Tuhan selalu tergenapi sejak dunia diciptakan. Firmannya ya dan amen.

2.  Yang Berjanji Memiliki Kapasitas yang Luar Biasa

Ketika seseorang berjanji kepada Saudara, ukurlah kapasitas orang tersebut. Apakah orang tersebut memiliki kapasitas untuk menepati janji atau tidak?Allah memiliki kapasitas untuk memenuhi janji, karena sejak permulaan zaman janji-Nya selalu Dia tepati. Tuhan menjamin Saudara dengan janji. Tuhan berjanji kepada Saudara untuk memberi  jaminan kepada Saudara.

Yes. 45:12

Akulah yang menjadikan bumi dan yang menciptakan manusia di atasnya; tangan-Kulah yang membentangkan langit, dan Akulah yang memberi perintah kepada seluruh tentaranya.

Yoh. 1:3

Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Mazmur 50:12

Jika Aku lapar, tidak usah Kukatakan kepadamu, sebab punya-Kulah dunia dan segala isinya.

Jika Tuhan memberikan satu bintang kepada kita, Tuhan tidak akan rugi dan langit tidak akan kosong. Jika Tuhan memberi janji kepada kita, Dia mampu mewujudkannya.

3.   Yang Berjanji Murah Hati

Tuhan, yang berjanji kepada kita, adalah Tuhan yang murah hati. Terbukti dengan ayat-ayat di bawah ini:

Yer. 3:12

Pergilah menyerukan perkataan-perkataan ini ke utara, katakanlah: Kembalilah, hai Israel, perempuan murtad, demikianlah firman TUHAN. Muka-Ku tidak akan muram terhadap kamu, sebab Aku ini murah hati, demikianlah firman TUHAN, tidak akan murka untuk selama-lamanya

Mat. 20:15

Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku (Tuhan) menurut kehendak hatiku (Tuhan)? Atau iri hatikah engkau, karena aku (Tuhan) murah hati?

Neh. 9:17

Mereka menolak untuk patuh dan tidak mengingat perbuatan-perbuatan yang ajaib yang telah Kaubuat di antara mereka. Mereka bersitegang leher malah berkeras kepala untuk kembali ke perbudakan di Mesir. Tetapi Engkaulah Allah yang sudi mengampuni, yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia-Nya. Engkau tidak meninggalkan mereka.

Yun. 4:2

Dan berdoalah ia kepada TUHAN, katanya: “Ya TUHAN, bukankah telah kukatakan itu, ketika aku masih di negeriku? Itulah sebabnya, maka aku dahulu melarikan diri ke Tarsis, sebab aku tahu, bahwa Engkaulah Allah yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia serta yang menyesal karena malapetaka yang hendak didatangkan-Nya.

Jika Allah yang berjanji “Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan” adalah Allah yang bukan pengingkar janji, memiliki kapasitas yang luar biasa dan murah hati, maka apalagi hambatan Anda untuk percaya kepada-Nya?

RENUNGAN PRIBADI:

Jika Tuhan sudah berjanji, bagaimana komitmen Saudara terhadap taat terhadap Firman-Nya? Karena janji Tuhan hanya diwujudkan kepada orang yang taat kepada Firman-Nya.

Anjuran:

1.  Mendekatkan diri dalam bentuk beribadah dan berdoa, agar Tuhan membukakan isi hati-Nya;

2.  Mentaati apa yang Tuhan minta;

3.  Belajar menyenangkan Tuhan.

Advertisements